Rawan Kecelakaan, Wabup Sebut K3 dan SOP di PT IWIP Masih Buruk

WEDA – Kecelakaan tabrakan mobil DT terjadi lagi dalam kawasan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Halmahera Tengah, Maluku Utara. Peristiwa itu menelan sebelas korban luka berat dan luka ringan. 5 karyawan luka berat dilarikan ke rumah sakit Hasan bosoire Ternate sedangkan 6 orang lagi di rawat di klinik PT. IWIP.

Baca Juga :   Kontrak Habis, Promotor Kesehatan Tidak Dapat Solusi Di Komisi D

Sebelumnya pada 30 Maret 2022 satu orang pekerja meninggal dunia akibat tertimpa baja di lokasi power plant. Peristiwa ini merupakan satu dari berbagai serangkaian kecelakaan kerja yang kerap terjadi di PT IWIP.

Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd.Rahim Odeyani mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, karyawan PT IWIP kerap menjadi korban kecelakaan kerja.

Baca Juga :   Kadishub : Andai Punya Mobil Derek

Dari rentetan peristiwa itu Wakil Bupati mencatat sudah jatuh puluhan korban baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka parah.

Tingginya angka kecelakaan kerja di PT. IWIP ini bisa disimpulkan bahwa penerapan sistem K3 maupun Standar Operasional Prosedur (SOP) sangat buruk.

Menurut Rahim, kecelakaan kerja berulang-ulang, menyebabkan hilangnya nyawa orang adalah kejahatan kemanusiaan.

Baca Juga :   Belum Pasti, Kabar Soal Penculikan Siswa SD Masih Dalam Penelusuran

“Hal ini penting diketahui oleh seluruh kontraktor yang tergabung dalam grup PT. IWIP. Rangkaian peristiwa kecelakaan yang sering terjadi ini sungguh menyayat hati keluarga para pekerja dan juga masyarakat,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.