Awas, Aparat Desa Terancam Dipecat Apabila Terlibat Parpol

Kabag Tapem Pemkab Pati Imam Kartiko
Kabag Tapem Pemkab Pati Imam Kartiko

PATI, ZonaSatu– Pemerintah menegaskan kepada Aparatur Desa yakni Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa agar tidak terlibat politik praktis atau berkecimpung di dalam Partai Politik (Parpol).

Hal itu menyusul lantaran dalam aturan pemerintahan tidak diperbolehkan dan sangat dilarang.

Demikian disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Pemda Kabupaten Pati Imam Kartiko kepada wartawan Selasa (28/6/2022).

Baca Juga :   2023, Penambahan Tribun Stadion Joyo Kusumo Belum Dianggarkan

Menurutnya, Dalam Peraturan Bupati (Perbup) 56 yang diberlakukan sejak 1 Oktober 2021, pada point’ itu menyebutkan bahwa Kades dan Perangkat Desa dilarang mengikuti kampanye Presiden, Pilkada atau Pemilihan Legeslatif (Pileg), termasuk sebagai pengurus Partai Politik (Parpol), apabila itu dilanggar maka dianggap sebagai pelanggaran berat.

“Untuk sanksinya sesuai tahapan yakni pemeriksaan, teguran sampai 3 kali, apabila tidak diindahkan maka bisa pemberhentian sementara selama 3 bulan atau pemberhentian definitif,”Ungkap Imam.

Baca Juga :   Pempus Gelontorkan Rp 10 Milyar Untuk Rehab 26 SD

Dikatakan, Sesuai aturan sudah dijelaskan, bahkan pada akhir 2021 lalu juga sudah disampaikan tentang Perbup 56 itu ke Pemerintah Desa, harusnya para aparatur desa bisa memahami dan membaca soal kewajiban dan larangannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.