Pekerjaan Tidak Maksimal, Proyek Pelebaran Jalan Rp 5 Milyar Lebih Ini Disorot

PATI, ZonaSatu– Pelebaran jalan Sokopuluhan – Winong, Kecamatan Pucakwangi/Winong terus mendapat sorotan. Kali ini, datang dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Suwarno.

Menurutnya, Pihak rekanan dianggap asal-asalan dalam mengerjakan proyek tersebut lantaran hasilnya tidak memuaskan. Hal itu dilihat dari proyek jalan yang belum selesai dikerjakan namun untuk bahu jalan yang di cor sudah banyak yang pecah.

Baca Juga :   Perangkat Desa Gagal Ini, Mengaku Ditawari Uang B, Begini Jawabannya

Apalagi, proyek yang seharusnya sudah selesai dikerjakan dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat, namun ternyata mengalami keterlambatan.

“Katanya proyek itu hanya tinggal menunggu pengaspalan, dan pihak rekanan menunggu sub pengaspalan dari PT lain, namun meski pekerjaan disubkan tidak mengurangi tanggung jawab kontraktor tadi, Jadi, masalah sub kontraktor, bekerja atau tidak, nah ini kan menjadi tanggung jawabnya pihak kontraktor yang menandatangani kontrak kerja sebelumnya,”Tegas Suwarno beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Pertikaian Kampus STAI VS Wabup Kepsul Belum Berakhir : Ratusan Mahasiswa Kembali Geruduk Kantor Bupati

Ketidakpuasan masyarakat tersebut, Kata Warno ditambah lagi dengan terganggunya masyarakat atas banyaknya debu yang bertebaran. Terhitung sekian bulan proyek tidak selesai, dan atau progesnya tak maksimal. Ini yang membuat banyak pihak kecewa.

Kendati demikian, Warno tidak menyebut molornya pengerjaan pelebaran jalan ini ada faktor kesengajaan. Hanya saja, dirinya selaku wakil rakyat menegaskan akan mengundang pihak-pihak terkait untuk mengevaluasi proyek ini.

Baca Juga :   Tidak Dihadiri Komisi D, Pembahasan Perda Ponpes Tertunda

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.