Mitos, Apakah Betul Salah Satu Dusun Di Pati Ini “Dikutuk”

Mbah Sani (62), warga dusun Condro Desa Karangsumber Kabupaten Pati
Mbah Sani (62), warga dusun Condro Desa Karangsumber Kabupaten Pati

PATI, ZonaSatu– Pada umumnya untuk dusun yang ada di Desa dihuni puluhan bahkan ratusan penduduk, namun tidak yang terjadi di Dusun Condro Desa Karangsumber Kecamatan Winong Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Desa yang terletak di wilayah Selatan Kota Bumi Mina Tani itu memiliki 5 Dusun, diantaranya, Dusun Karkaran, Karangmalang, Ledok, Kalongan Kidul dan Condro. Namun dusun yang paling sedikit penduduknya sejak jaman dulu hanya di dusun Condro, yang hanya memiliki 8 Kepala Keluarga (KK).

Warga meyakini bahwa Dusun Condro tidak ada pengembangan penduduk, disebabkan karena masyarakat yang terbawa dengan adanya sugesti jaman dulu (dikutuk, red), apabila ada penduduk yang ingin membangun rumah atau ada tambahan penduduk yang ingin menghuni dusun Condro maka akan terkena musibah, sehingga sejak dari dulu sampai sekarang, penduduk yang tinggal hanya bisa dihitung dengan jari.

Baca Juga :   Persipa Siapkan Strategi Tundukkan Laskar Kalinyamat

“Hidup dan mati itu takdir dari Allah SWT, dan setiap desa pasti ada yang meninggal, bukan hanya di dusun Condro, tapi di desa-desa lain juga begitu, jadi tidak benar apabila ada yang bilang kalau tinggal di dusun Condro ini akan terkena musibah,”Ungkap Sani (62), warga dusun Condro saat bincang-bincang dengan zonasatu.net Kamis (18/8/2022) di kediamannya.

Baca Juga :   Ribuan Masyarakat Sambut Kedatangan AHY Di Prawoto

Menurutnya, Jumlah penduduk atau rumah di dusun Condro hanya sedikit, sebab masyarakat rata-rata lebih suka tinggal di daerah yang lebih ramai dan dekat dengan akses keramaian, sementara di dusun Condro jauh dari akses keramaian.

“Jadi kalau ada anak-anak muda atau penduduk sini (dusun Condro, red) itu lebih suka tinggal di daerah keramaian, supaya aksesnya dekat, karena kenalan mereka rata-rata tinggal di daerah keramaian, jadi supaya mudah untuk berkomunikasi,”Ucap Sani yang kesehariannya hanya bertani dan sejak lahir mendiami dusun Condro

Baca Juga :   Harga BBM Naik, Pengelola Pertashop Menjerit

Empat rumah yang ada saat ini, Dikatakan Sani, bahwa itu dianggap kembali seperti jaman dulu, sebab dulu yang ada hanya 2 rumah, dan menjadi 4 rumah, bahkan pernah ada 9 rumah, namun sekarang hanya tersisa 4 rumah, sehingga kembali ke jaman dulu lagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.