Biaya RS Dinilai Tinggi, 2 Pasien Ini Tinggalkan KTP

PATI, ZonaSatu– Biaya rumah sakit yang dianggap mahal, membuat Agus Doni Saputra (22), warga Dusun Penggung, RT 4 RW 6 Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti harus meninggalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Rumah Sakit (RS) Sebening Kasih Bondol Tayu.

Hal itu dilakukan karena Agus belum mampu menebus biaya rumah sakit yang dibebankan pihak RS, akibat perawatan patah pergelangan tangan yang dideritanya.

Baca Juga :   Kerugian Banjir Bandang Di Bulumanis Kidul Ditafsir Rp 1 Milyar Lebih

Ditemui wartawan di rumahnya, Agus yang didampingi ibunya yakni, Supii, mengisahkan, Agus sebelumnya hendak pergi kerja bersama Martono rekannya di Kabupaten Gresik, hanya saja di jalan Tayu-Juwana, tepatnya di wilayah Guyangan Kecamatan Trangkil, dirinya mengalami kecelakaan menabrak kendaraan Tossa sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat kecelakaan itu, Agus bersama rekannya harus dirawat di rumah sakit sebening kasih selama 4 hari, hanya saja biaya yang dibebankan dan sudah dibantu oleh Jasa Raharja sebesar Rp 20 juta itu terjadi pembengkakan.

Baca Juga :   Rawan Kecelakaan, Wabup Sebut K3 dan SOP di PT IWIP Masih Buruk

“Dari Jasa Raharja itu Rp 20 juta, tetapi biaya perawtaan Rp 23.513.000, dan itu tidak memakai BPJS Kesehatan, tetapi dapat bantuan dari Jasa Raharja,”Keluh Supii di kediamannya Senin (5/9/2022).

Menurutnya, Agus dan Martono sebelumnya dirawat di RS Guyangan, namun karena permintaan Kepala Desa agar lebih dekat dengan rumah harus dipindahkan ke RS Sebening Kasih pada 19 sampai 22 September 2022.

Baca Juga :   17 Rumah Di Bulumanis Kidul Rusak Diterjang Banjir

“Di RS Guyangan sekitar 2 jam, dan mendapat perawatan medis karena jatuhnya berdekatan di sana, setelah itu permintaan Kades dipindahkan di RS Sebening Kasih, dan disana dirawat 4 hari,”Katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.