Astaga, Ternyata Uang Hasil Lelang Itu Tidak Dimasukan Kas Desa

PATI, ZonaSatu– Anggaran hasil lelang bondo desa di Desa Bumimulyo Kecamatan Batangan Kabupaten Pati dipertanyakan. Pasalnya, Dana yang seharusnya sudah bisa digunakan untuk pembangunan kantor Desa Bumimulyo diduga sudah lenyap.

Data yang dihimpun media ini, Anggaran yang sebelumnya dibawa Bendahara Desa, hasil dari lelang bondo desa hampir Rp 500 juta untuk rencana pembangunan kantor desa diduga sudah habis.

Baca Juga :   Kelangkaan Minyak Goreng, Komisi B Akan Sidak

Bendahara saat itu, sesuai informasi sudah menyerahkan ke mantan Kepala Desa (Kades), yang sudah meninggal, hanya saja saat penyerahan informasinya tidak ada bukti, sehingga informasi penyerahan itu diduga hanya rekayasa saja.

“Uang itu katanya sudah diserahkan ke mantan Kades di tambak, tapi apa buktinya, apakah ada bukti penyerahannya, jangan sampai itu hanya alasan bendahara,”Ungkap sumber dari warga Desa Bumimulyo saat menghubungi zonasatu.net Kamis (15/9/2022).

Baca Juga :   Hebat, Desa Plukaran Dicanangkan Sebagai Kampung Pancasila

Anggaran itu, Lanjut Dia, Didapat dari lelang bondo desa selama 2 tahap yang berupa tambak pada tahun 2018 hingga tahun 2022, namun sampai sekarang anggaran itu tidak masuk di kas desa. Informasinya, anggaran itu dibawa oleh bendahara yang tidak dimasukkan ke kas desa, dan setiap kali mantan Kades meminta uang itu selalu diberikan, hanya saja tanpa disertai dengan bukti atau kwitansi tertulis.

Baca Juga :   Pemutusan Listrik Di Balai Desa Gajahmati Dinilai Sepihak

“Hasil lelang bondo deso itu 2 tahap dari tahun 2018-2020 dan tahun 2020-2022, jumlahnya hampir Rp 500 juta yang dianggarkan di APBDes untuk membuat balai desa, dan sampai mantan Kades meninggal tidak terwujud, tapi dari bendahara informasinya bahwa uang itu sudah diserahkan mantan kades,”Katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.