Pupuk Subsidi Dicabut, Pupuk Organik Dinilai Lebih Efisien

PATI, ZonaSatu– Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Sukarno berharap agar para petani ubi/singkong bisa beralih ke pupuk organik. Hal itu menyusul lantaran pemerintah sudah mencabut subsidi untuk pupuk bagi tanaman ubi kayu/singkong.

“Pupuk organik itu ramah lingkungan, beda halnya dengan kimia yang jika digunakan secara terus-menerus akan menyebabkan kerusakan tanah.”Kata Sukarno Jumat (30/9/2022).

Baca Juga :   BPPI Desak Aparat Penegak Hukum Usut Bantuan Sapi

Menurutnya, Program penerapan pupuk organik dulu tidak ada, namun alangkah bagusnya jika itu bisa diterapkan di Kabupaten Pati. Di samping itu, berkaca praktik pertanian yang menggunakan pupuk organik di Kabupaten Blitar, disana mampu mengurangi kimia dalam skala besar dengan adanya pupuk organik.

“Dewan mengarahkan penggunaan pupuk organik dari pengurangan subsidi pupuk. Pupuk organik jenis Biosaka yang dipraktikkan di Blitar itu bisa mengurangi 70 – 90 persen pupuk kimia, ini kan luar biasa,”Ungkapnya.

Baca Juga :   GPK PPP Target 8 Kursi Saat Pileg 2024 Mendatang

Dikatakan, Untuk luas lahan pertanian singkong di Kabupaten Pati diperkirakan sekitar 150 hektar. Petani cukup lama menggunakan pupuk kimia, artinya tidak mudah untuk mengubah kebiasaan lama mengganti dengan sistem baru yang ramah lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.