PATI, zonasatu.net || Ratusan Masyarakat Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti mendatangi hotel D’Ayanna
Mereka menuntut agar hotel yang berada di desanya itu segera ditutup menyusul ditemukannya pasangan tidak resmi yang check in Di Hotel D’Ayanna
Aksi warga yang datang secara spontan itu terdiri dari Fataya, Muslimat dan karangtaruna Desa Puncel
Warga datang dengan membawa sejumlah baliho diantaranya bertuliskan menolak hotel D’Ayanna dan wajib cabut ijin secara permanen
Muhammad Meris, Salah satu warga Puncel mengatakan, Aksi yang dilakukan adalah pemasangan banner untuk pencabutan ijin hotel yang diduga disalah gunakan
Menurutnya, Warga maupun Pemerintah Desa menolak keberadaan hotel tersebut. Pasalnya, Hotel yang berada di Desa Puncel itu tidak digunakan sesuai mestinya
“Dulu sudah pernah di demo, dan pihak owner sudah membuat pernyataan, siap menutup,”katanya
Namun, ia mengungkapkan, Pada awal November 2025 lalu ternyata hotel itu masih beroperasi dan ditemukan pasangan diluar nikah





