KKN-R Tim II Undip Bantu Skrining Kesehatan Lansia dan Pantau Pertumbuhan Bayi di Desa Karangayu

Sementara itu, pengukuran antropometri pada bayi bertujuan memantau pertumbuhan dan perkembangan. Data berat dan tinggi badan menjadi indikator penting untuk memastikan bayi tumbuh sesuai standar kesehatan.

Sejak awal, mahasiswa terlibat di setiap tahapan Posyandu. Mulai dari menyiapkan alat kesehatan, membantu proses pemeriksaan dan pengukuran, hingga mencatat hasil ke dalam buku register Posyandu.

Keterlibatan mahasiswa ini dinilai sangat membantu. Dengan tambahan tenaga, pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih cepat, tertib, dan efektif.

Bidan Desa Karangayu, Ninik, memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. “Menurut saya, program dari adik-adik KKN Undip 2026 yang membantu kegiatan Posyandu dalam pemeriksaan lansia dan pengukuran antropometri bayi sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Desa Karangayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa membuat pelaksanaan Posyandu menjadi lebih lancar. Khususnya pada bagian skrining kesehatan lansia dan pemantauan pertumbuhan bayi.

Melalui kegiatan ini, KKN-R Tim II UNDIP berharap dapat memberi kontribusi nyata bagi kesehatan warga Desa Karangayu. Selain meringankan tugas kader dan tenaga kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, terutama bagi kelompok lansia dan bayi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *