Selain mencatat, mahasiswa juga menyusun format pembukuan sederhana. Format ini dirancang agar pengurus dapat menggunakannya secara mandiri setelah masa KKN selesai, tanpa harus bergantung pada pihak luar.
Kegiatan dilanjutkan dengan monitoring arus kas. Mahasiswa melakukan rekapitulasi pemasukan dan pengeluaran harian, sehingga pengurus bisa melihat kondisi keuangan BUMDes secara berkala dan mempermudah penyusunan laporan.
Selama pendampingan, mahasiswa turut memberikan masukan terkait pengelolaan administrasi keuangan. Fokusnya pada prinsip efektif, tertib, dan berkelanjutan agar sistem yang dibangun bisa terus berjalan ke depan.
Ketua BUMDes Langgeng Sari Jaya, Darman, mengapresiasi kontribusi mahasiswa. “Kesan-kesan yang kami dapatkan dalam kegiatan KKN Mahasiswa UNDIP, khususnya dalam membantu kegiatan di BUMDes ini, sangat bagus. Banyak manfaat tambahan yang kami perlukan dalam pelaksanaan kegiatan ke depannya. Penyampaian yang santun dan sikap kekeluargaan sangat kami rasakan. Mudah-mudahan ke depannya hal-hal seperti ini terus bisa berlanjut,” ujarnya.
Melalui program piket harian ini, KKN-R Tim II UNDIP berharap pendampingan tidak berhenti saat masa KKN berakhir. Sistem administrasi dan pencatatan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel diharapkan dapat mendukung perkembangan BUMDes Langgeng Sari Jaya dalam jangka panjang.





