“Sebelumnya air tidak mengalir, dan tadi pagi ketika di cek petugas Pamsimas, ternyata vibel, kabel, peralon sudah berantakan dan dirusak,”Katanya.
Selama ini, Lanjut Siswanto, Pamsimas dibuat untuk mengairi sekitar 600 rumah lebih milik warga Klayusiwalan, dan kerusakan yang terjadi mengakibatkan ratusan warga akan kekurangan air.
“Sekarang sudah ada upaya untuk diperbaiki, dan permasalahan ini juga sudah dilaporkan ke Polsek agar bisa segera ditindak lanjuti, bahkan pihak Polsek juga sudah melakukan olah TKP,”Terangnya.
Kapolsek Batangan Akp Heru Triadmoyo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pengrusakan Pamsimas oleh OTK.
“Anggota sudah datang ke TKP, dan tahapnya masih penyelidikan,”Singkatnya.
(Ws:01/RedZ1)





