Diketahui, Sesuai informasi, mayat yang ditemukan adalah warga Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo, yang diketahui sering mengalami kejang-kejang.
“Itu warga Desa Tambaharjo, dan memang sering mengalami sakit kejang-kejang, kemungkinan itu sedang kambuh dan tidak ada yang tahu,”Kata warga Tambaharjo yang enggan disebutkan.
Sementara Kepala Desa Tambaharjo Supardi ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa mayat yang ditemukan di Desa Landoh adalah warga Dukuh Dayu Desa Tambaharjo RT 2/3, bernama Giyono (30).
“Iya itu warga saya, dan memang kondisinya tidak sehat, mengalami disabilitas dan punya penyakit ayan (epilepsi, red), kemungkinan pas kambuh jatuh di selokan (gorong-gorong, red),”Singkatnya.
(Lot:Ws/Z1)





