Apresiasi serupa datang dari Kepala Desa Tambahagung, Suwono. Menurutnya, ruas Sundoluhur-Tambahagung adalah urat nadi perekonomian warga.
Suwono bercerita, selama jalan rusak, warga kesulitan mengangkut hasil bumi, dan anak-anak sekolah sering terlambat karena harus extra hati-hati melewati jalan rusak
“Jalan ini bukan sekadar jalan, tapi jalan ekonomi. Kalau jalannya rusak, semua aktivitas warga ikut tersendat. Alhamdulillah sekarang sudah dibangun, warga bisa angkut gabah dan hasil panen dengan lancar, anak sekolah juga nyaman berangkat,” tutur Suwono.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pati yang telah merealisasikan aspirasi warga desanya setelah penantian panjang.
Berdasarkan papan informasi proyek, perbaikan tiga ruas jalan tersebut mencakup panjang 890 meter dengan lebar 3 meter, panjang 1.340 meter dengan lebar 3-3,5 meter, dan panjang 1.165 meter dengan lebar 6 meter.
Proyek dengan nilai anggaran Rp 4,9 miliar itu dikerjakan oleh CV Cakra Mega Raya dengan waktu pelaksanaan mulai 13 Juli 2026.





