Selpianus menegaskan, seluruh tenaga medis dan dokter di Puskesmas disiagakan dan dipersiapkan untuk memberikan pelayanan apabila warga mengalami gangguan kesehatan di tengah kondisi kabut asap.
“Karhutla di Halut sejak awal Oktober, asap tebal masih menyelimuti kota dan pemukiman warga, langkah antisipasi lonjakan ISPA terus kami lakukan,” tuturnya.
Menurutnya, penyiagaan tenaga kesehatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan selama penanganan Karhutla berlangsung.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan kesehatan selama terpapar kabut asap.
“Kami menghimbau masyarakat Halut, saat keluar rumah wajib menggunakan masker atau alat pelindung diri. Jika ada gangguan kesehatan, segeralah ke fasilitas kesehatan. Layanan kesehatan siap melayani,” imbuhnya.





