Makam Kuno Di Puncak Punjul Butuh Campur Tangan Pemkab

“Kalau sesuai cerita, kenapa di puncak Punjul banyak terdapat makam-makam kuno, itu karena lokasi tersebut dulunya para leluhur bertemu untuk berdikusi dan mengasingkan diri, bahkan dijadikan sebagai tempat untuk bertapa pada jaman perang kerajaan.”Ungkapnya Minggu (8/5/2022).

Hal senada juga disampaikan Suep salah satu warga desa Ketanggan. Menurutnya, Selama ini banyak warga yang datang untuk berziarah di lokasi makam puncak Punjul. Warga yang datang sendiri bukan hanya warga lokal, melainkan warga luar kota seperti dari Demak, Kudus, dan beberapa kabupaten lain.

“Untuk lokasi status tanahnya, adalah tanah GG atau tanah kemerdekaan yang sampai sekarang dikelola warga secara pribadi dan ditanami pohon jati, jadi kalau bisa ada campur tangan Pemda untuk ikut berpartisipasi melakukan pembebasan lahan itu, dan ikut membangun untuk dijadikan cagar budaya dan sebagai aset sejarah,”Pintanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *