“Kalau dulu dikasih pangkalan sementara di eks garasi bus budi jaya Margorejo, tapi alasannya laku, akhirnya kami dikeluarkan secara sepihak.”ucapnya
“Kalau untuk lokasi kita sudah dapat di sekitar tugu bandeng, kita juga sudah koordinasi dengan Pak Kades, tapi alokasi dana dari pemerintah belum ada.”terangnya
Sementara Ketua Komisi C DPRD Pati Siti Madlu’ah mengaku sudah menganggarkan untuk pangkalan truk pada tahun 2022. Tapi, terserap untuk Pileg dan Pilkada, sehingga batal.
“Sesuai permintaan para sopir meminta lokasi di workshop DPUPR, tapi itu tidak bisa langsung terealisasi, karena harus koordinasi dengan pihak terkait,”janjinya

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan bahwa untuk lokasi pangkalan truk sebenarnya sudah ada, yakni di wilayah Batangan
Namun, para sopir truk ini tidak mau dan menginginkan diwilayah Margorejo
“Nanti secepatnya kita dari Komisi C akan komunikasi dengan DPUPR, karena sesuai permintaan para sopir maunya di Margorejo lokasi workshop DPUPR,”tambahnya
Disinggung soal anggaran untuk lahan pangkalan truk, Siti menegaskan bahwa pihaknya belum membahasnya
“Kalau soal anggaran kita belum membahas, yang penting dapat lokasi dulu entah itu sementara atau permanen, ada lokasi di batangan, cuma mereka tidak mau,”timpalnya





