Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi berjalan aktif dan banyak pertanyaan muncul terkait cara membedakan modal, keuntungan, dan pengeluaran operasional.
Sebagai bentuk keberlanjutan, tim KKN menyerahkan template pembukuan sederhana kepada seluruh peserta. Template itu dirancang agar bisa digunakan secara mandiri dan rutin, sehingga kebiasaan mencatat transaksi terbentuk.
Ina, salah satu pelaku UMKM Desa Karangayu, mengaku terbantu dengan kegiatan ini.
“Template ini sederhana dan mudah digunakan. Sekarang saya jadi lebih paham cara mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulan sehingga kondisi keuangan usaha lebih mudah dipantau,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap pelaku UMKM Desa Karangayu dapat terus menerapkan pencatatan keuangan secara mandiri. Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur dan transparan, usaha diharapkan bisa berkembang dan berkelanjutan.





