HALUT, zonasatu.net || Kemarau panjang melanda Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti hampir di setiap daerah.
Di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, sejak musim kemarau hingga Oktober 2026, kebakaran hutan dan lahan terus menghantui wilayah tersebut.
Bahkan, karhutla terus meluas ke hampir sebagian besar wilayah Halmahera Utara dan mengancam lahan perkebunan milik warga.
Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara. Hal itu dibahas dalam rapat Penanggulangan Bencana yang mengundang seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, dalam rapat tersebut mengatakan, titik kebakaran di Halmahera Utara akhir-akhir ini semakin meluas. Hampir sebagian besar hutan dan lahan mengalami kebakaran.
Piet mengajak Pemda bersama aparat penegak hukum untuk serius menangani penyebab kebakaran yang mengancam hutan dan lahan warga.
“Pemda bersama aparat harus memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla. Apabila ditemukan indikasi pembakaran secara sengaja, saya minta aparat melakukan penelusuran dan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum,” tegas Piet.





