Samud Taha Sebut Pengolahan Limbah PTNHM Tercanggih


MALUT, ZonaSatu- Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup kabupaten Halmahera Utara, Samud Taha meninjau tempat pengelolaan limbah milik PT. Nusa Halmahera Utara (PTNHM) Gosowong kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (30/12/2022).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat kondisi Pengelolaan Limbah secara langsung dan juga menindaklanjuti hasil pertemuan Kementrian ESDM dan PT.NHM secara virtual pada tanggal 13 Desember 2022 lalu.

Baca Juga :   Tanaman Jagung Jadi Andalan Petani Di Lereng Kendeng

Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup kabupaten Halmahera Utara, Samud Taha menjelaskan PT Nusa Halmahera Minerals telah mengusulkan perubahan penimbunan tailing dari kapasitas satu juta ton pada tahun 2019-2021, menjadi kapasitas dua juta ton.

Hal itu untuk memastikan agar tidak terjadi penghentian operasional di pabrik pengolahan, dikarenakan area pembuangan slurry tailing di TSF WEX PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) bakal penuh pada Februari 2022.

Baca Juga :   Kodim 0719/Jepara Terima Kunjungan Tim Dalprog Dari Kodam IV/Diponegoro

“Jadi pada penampungan tailing Limba B3 PT NHM itu, menggunakan teknologi pabrik Dry Stack Tail (DST) Plant untuk mencegah terhentinya operasional dipabrik pengolahan PT NHM dan ini merupakan pengolahan limbah tercanggih,” kata Samud Taha, usai kunjungan ke PTNHM, Jumat (30/12/2022).

Menurut mantan Kadis Ketahan Pangan Halmahera Utara ini bahwa hal itu berdasarkan aturan PP nomor 22 tahun 2021 bahwa penempatan limba B3 sumber spesifik khusus dapat ditempatkan penyimpanan sementara 365 hari, pembuangan DSTP, dan penimbunan permanen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.