Pelaksanaan renovasi itu sudah ada kontraknya, dan Agustus baru bisa selesai, namun ia mengaku tak tahu berapa anggaran untuk renovasi ruang sidang kantor DPRD, karena itu kewenangannya eksekutif.
“Dulu dianggarkan 1 sekian miliar, tetapi pemenangnya tender siapa, kita tidak tahu, karena itu urusannya eksekutif,”Ujarnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa untuk anggaran yang sudah diploting itu digunakan untuk memperbaiki ruangan Paripurna, khususnya untuk lantai, dinding dan plafon.
“Anggaran yang sudah diploting itu semua untuk renovasi plafon, karena sudah pada bocor, lantainya juga pada pecah, jadi harus diperbaiki,”Tandasnya.
(Lot-Ws/Z1)





