Dalam acara pernikahan, sepasang pengantin mengenakan baju layaknya pengantin pada umumnya.
Momen ini sempat membuat suasana ruang rawat inap pecah. Orang tua mempelai wanita pun tak kuat menahan tangis air mata, anaknya bisa menikah meskipun di dalam rumah sakit.
Windy Siskha Meilani, yang merupakan pengantin wanita merasa bersyukur bisa melaksanakan acara pernikahan meski itu di RS. Perasaannya bersama pasangannya pun bercampur aduk.
Rasa sedih masih dirasakan mereka lantaran wali nikah mereka sakit, namun, keduanya juga bahagia lantaran masih bisa melaksanakan prosesi pernikahan yang sakral itu.
“Setelah melaksanakan ijab di RS, kami tetap melaksanakan resepsi pernikahan di tempat mempelai wanita, karena kami juga sudah menyebar undangan,”ungkap Windi.





