Krismono mengaku, Dalam pelayanan di Lapas Pati terlihat selalu mengutamakan pelayanan prima, mewujudkan Satuan Kerja (Saker) yang bebas dan bersih dari KKN.
“Kami yakin, target WBK di Pati tercapai. Karena inovasi-inovasi yang dibangun cukup bagus saya melihat pelayanan di kesehatan, dapur, lalu di pembinaannya bagus sekali.”ucapnya
Lapas Pati, Lanjut Dia, Sejauh ini sudah dievakuasi oleh Direktorat Jenderal berkaitan dengan nanti apakah bisa mendapatkan predikat WBK atau tidak.
Sebab, sedikit permasalahan seperti kekurangan data pendukung bisa menyebabkan lapas ini tidak mendapatkan predikat WBK
“Kita masih menunggu hasilnya, apakah Pati ini bisa mendapatkan atau tidak, karena kalau dilihat saat ini untuk perkembangan Lapas Pati cukup bagus.”terangnya
Di tempat yang sama, Kepala Lapas Kelas 2B Pati Febie Dwi Hartanto mengucapkan terima kasih atas kunjungan Staf khusus menteri Bidang Keamanan dan Intelijen
Menurutnya, Masukan untuk penguatan dan evaluasi terkait pembangunan zona integritas dalam memperoleh predikat WBK akan ditindak lanjuti
“Yang pasti, beliau (Krismono) sudah memberikan apresiasi pada Lapas Pati yang telah memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat dan warga binaan di Lapas Pati,”tambahnya





