Pegawai Lapas Pati Diberikan Pelatihan Bahasa Isyarat

“Bahasa isyarat adalah jembatan komunikasi yang penting bagi teman-teman tunarungu. Dengan pelatihan ini, kita semua belajar untuk lebih inklusif dan menghargai setiap individu,”ucapnya

Lutfi, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat meskipun singkat.

Apalagi, dalam pelatihan yang diberikan bisa menjadi dasar yang kuat untuk mulai belajar dan memahami bahasa isyarat.

“Saya merasa lebih percaya diri untuk berkomunikasi baik dengan warga binaan ataupun pengunjung yang tunarungu nantinya. Ini langkah awal yang sangat baik,”terangnya.

Dengan pelatihan ini, Lapas Pati berharap dapat memberikan contoh bagi lapas-lapas lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan inklusivitas dan kualitas pelayanan.

Meskipun pelatihan ini hanya berlangsung satu hari, Lapas Pati berencana untuk mengadakan pelatihan lanjutan dan mendalam di masa mendatang

“Ini untuk memastikan bahwa seluruh pegawai memiliki kemampuan komunikasi yang memadai dengan semua warga binaan, tanpa terkecuali.”pungkasnya

Diketahui, dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula Serbaguna Lapas Kelas IIB Pati, diikuti oleh pegawai dari berbagai divisi khususnya Tim Unit Layanan Lapas 2B Pati

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya kaum disabilitas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *