Saat di konfirmasi Ketua Bawaslu Halmahera Utara, Maluku Utara Ahmad Idris mengaku Belum menerima laporan dugaan pelanggaran tersebut.
“Belum ada laporan maupun temuan, kami mendapat informasi dari media,”kata Ahmad lewat pesan WhatsApp, Sabtu (5/10/2024).
Ahmad bilang, Dengan adanya informasi itu pihaknya akan menggali kebenarannya
Bahkan, Lanjut Dia, Bawaslu juga akan menjadikan itu sebagai informasi awal untuk melakukan penelusuran
“Ini akan kami jadikan informasi awal dan akan kami telusuri,”katanya
“Bawaslu juga akan mencari bukti, apakah benar terjadi dugaan pelanggaran pemilihan atau tidak, dan hasil penelusuran nanti akan kami sampaikan,”janji Ahmad.





