Tidak hanya debu yang dapat mencemari lingkungan, melainkan jalan-jalan diwilayah pertambangan juga semakin rusak parah.
“Terus jalan-jalannya juga kan itu bisa membuat rusak parah. Nah masyarakat yang sekitar tambang yang kena imbasnya. Sudah dapat debu banyak jalannya makin rusak. Bukan membawa dampak positif, tapi malah negatif,” imbuhnya.
Kendati demikian, Warsiti berharap kedepannya selalu ada penanganan maupun upaya dalam sebuah regulasi yang mengutamakan masyarakat sekitar tambang dari pihak terkait.
“Nah ini akan dijadikan tugas dan pemikiran kita bersama lantaran sebagai warga Pati sendiri dan dinas terkait juga berupaya sebuah regulasi bagimana menanggulangi permasalahan seperti ini,” paparnya. (ADV/N3)





