“Jadi kalian kepala desa ingat bahwa anda itu terpilih dari masyarakat, dan tidak ada orang yang mengganti kalian (kades). Terkecuali seorang kades membunuh orang, perkosa orang korupsi, tapi kalau cuma soal mereka nakutin kalian dengan administrasi kenapa harus takut.”jelasnya
Soal Pilkada, Umar menegaskan, Kades dan BPD harus netral dan profesional. Pasalnya, Tidak ada yang bisa mengganti Kades atau BPD Sehingga, jangan takut dengan oknum-oknum yang telah melakukan penekanan
“Jadi selama kalian masih berada pada posisi netral dan profesional tidak perlu takut dengan ancaman, ingat itu,” cetusnya
Umar ali juga mengancam akan turun langsung jika ada Kades yang melakukan penekanan kepada warganya untuk memilih salah satu Paslon
“Kemarin-kemarin bukan berarti saya legowo, tapi itu bagian dari pancingan saya, dan saat ini saya lelah dengan adanya kondisi seperti ini.”akunya
“Begitu juga dengan ASN, itu tidak boleh, jadi jangan kumpul-kumpul orang lalu paksa itu tidak boleh,”tambahnya
“Saya tidak suruh kalian dan tidak mengajak kalian. Tapi tolong jangan anda mengarahkan warga untuk memilih paslon A atau paslon B dan seterusnya. Tapi kalian harus bersikap profesional,” tandasnya





