Seharusnya tindakan anarkis dengan merusak fasilitas stadion yang menjadi kebanggan Persipa Pati seperti itu tidak harus dilakukan,
“Saya sangat menyayangkan tindakan anarki itu, suporter merusak Ebod, dan memutus jaring, untung pagar tidak roboh,”sesalnya
“Sebagai club profesional seharusnya itu tidak terjadi, memang bangunan itu milik pemerintah, tapi fasilitas itu kita bangun sendiri,”sambungnya
Dengan adanya Kekalahan Persipa Pati, Ia mengaku saat ini harus mengistirahatkan Coach Banur
Joni menunjuk Coach Sasi Kirono asisten pelatih sebagai caretaker pelatih untuk 3 sesi pertandingan ke depan
“Kita harus lihat semangat pelatih, pemain dan official, kita tetap berambisi agar Persipa Pati tetap stay di liga 2,”ucapnya
“Pengrusakan fasilitas stadion Joyo Kusumo oleh para suporter, kalau tidak cinta dengan Persipa, atau tidak suka dengan saya, dan menghendaki saya mundur, saya siap, kalau pengorbanan dan yang saya lakukan tidak benar, saya siap mundur,”tegasnya
“Kalau marah, marahlah kepada saya, jangan rusak stadion, dan saya ikhlas jika para suporter marah kepada saya,”tambahnya





