Dari 18 titik itu, Lanjut Dia, Akan dimulai dari tingkat RA (TK), MI, MTs sampai MA yang berada di wilayah Morotai Jaya, Morotai Utara, Morotai Timur, Morotai Selatan dan Morotai Selatan Barat.
“Didalam Morotai Jaya itu ada satu madrasah yaitu MTs Al Ikhlas Sopi, terus di Morotai Utara itu ada di MTs Al Ikhlas Lusuo, MTs Al Ikhlas Gorua, di tambah lagi dengan MAS Al Ikhlas Bere-Bere, kemudian di Morotai Timur itu ada di MIS Ulul Al-Bab Mira, MTs Mira dan MAS Fastabiqul Khoirot Mira,”ungkapnya
Untuk di Morotai Selatan, Kata Mukmin, itu berada di MIS Daeo, terus MIS Sabala, MIS Totodoku, di tambah lagi di pusat kota yaitu RA (TK) Ahmad Syukur di Daruba Pante.
Sedangkan untuk di Morotai Selatan Barat itu berada di MIS Usbar, MTs Usbar, MAS Usbar dan MIS Ngele-Ngele serta RA di Ngele-Ngele,
Menyangkut dengan besaran anggaran, Ia mengatakan, bahwa itu nanti sesuai dengan hasil dari PUPR itu sendiri.
“Jadi penetapan itu kami belum tahu apakah itu masuk dalam rehap berat ataukah masuk dalam rehap ringan. Kalau rehap ringan sudah tentu ada nilai-nilai penetapannya yang dilakukan oleh PUPR,” akuinya
“Begitu juga mengenai dengan besaran anggaran itu sampai sekarang saya belum tahu, karena kemarin dari PUPR Provinsi baru melakukan survei untuk melihat langsung, jadi gedung ini sasarannya apakah masuk dalam rehap berat ataukah rehap ringan,”paparnya
“Jadi kalau rehap berat dan rehap ringan sudah tentu anggarannya berbeda. Sehingga soal anggaran yang berbeda itu sampai saat ini saya belum tahu, dan itu nanti di hitung oleh tim teknis dari PUPR,” tuturnya
Meski demikian, Ia menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak PUPR Provinsi untuk sejauh mana perkembangannya.
“Sekarang ini mereka lagi sibuk untuk menghitung terkait dengan besaran anggaran perencanaan itu,” pungkasnya





