Diruang kantor BPKAD Wabup merasa prihatin dengan kondisi kantor. Dimana, ruang kantor yang pernah dipimpin oleh Suriani Antarani itu terlihat beberapa plafonnya sudah banyak yang nyaris rusak. Sehingga mengalami kebocoran dan basah jika terjadinya hujan.
Padahal OPD tersebut memiliki anggaran sebesar Rp 10.657.185.000 yang sudah direalisasikan per 14 November tahun 2024 kemarin.
Dari 10 miliar lebih itu anggaran belanja pemeliharaan alat kantor dan rumah tangga dan alat kantor-alat kantor lainnya sebesar Rp. 55.000.000.
Akan tetapi pihak BPKAD belum juga melakukan perbaikan plafon yang sudah nyaris rusak itu.
Dengan demikian, Wakil Bupati dengan sontak mengatakan bahwa merasa prihatin.
“Cukup memprihatinkan ruangan ini, mestinya di kepala BPKAD baru harus memperbaiki ruangannya,” pintanya
“Ini ruang kantor yang anggaran banyak, tapi masih ada yang bocor,” Ungkap Wabup sembari bercanda dihadapan Sekda dan para pegawai BPKAD,
Dengan begitu, tak berselang lama Wabup bersama Sekda langsung bergegas dari kantor BPKAD.





