Ia mengatakan, Kerusakan pada gedung sekolah sudah kurang lebih 2 tahun, dilaporkan secara intensif ke desa maupun korwil, desa,
Bahkan, Dinas juga sudah mengetahui kondisi rusaknya bangunan sekolah, hanya saja belum ada tindakan,
“Kalau dari Dinas sudah kami laporkan, tapi hanya penilaian dan cek lokasi saja,”tambahnya.
Terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), di ketiga kelas digabung dengan cara skat di ruang kelas lain sembari menunggu perbaikan dari pihak terkait.
“Kami sudah bermusyawarah dengan komite, kami relokasi ke ruang lain atau ruangan kita sekat. Anak-anak tetap belajar dengan baik,”tandasnya.
Terpisah, Kepala Disdikbud Pati Sunarjo, mengaku sudah mendapatkan laporan kerusakan SDN 02 Sambirejo sebelum kejadian ambruknya ruang kelas.
Tapi, Ia belum mengetahui soal perbaikan jangka panjang ini apakah mendapatkan jatah atau tidak, sehingga hanya menunggu
“Baru proses (penanganan) kita tindaklanjut sesuai situasi dan kondisi, tunggu informasi lebih lanjut,”pungkasnya





