Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Candi 2026 Digelar, Polresta Pati Tegaskan Komitmen Lalu Lintas Aman dan Humanis

“Fokus utama operasi adalah pencegahan kecelakaan melalui edukasi, pengawasan, serta penegakan hukum yang mengedepankan pendekatan humanis,” kata Kompol Anwar.

Dalam amanat tersebut juga dipaparkan capaian positif kinerja lalu lintas di Jawa Tengah. Sepanjang tahun 2025 tercatat 522.589 pelanggaran, turun 25 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 692.374 pelanggaran.

“Penindakan tilang juga mengalami penurunan signifikan, yakni 32 persen, dari 256.247 lembar pada 2024 menjadi 174.993 lembar pada 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, jumlah teguran terhadap pelanggar lalu lintas turut menurun 20 persen, dari 436.127 teguran pada 2024 menjadi 347.596 teguran di tahun 2025, atau berkurang sebanyak 88.531 teguran.

“Capaian ini menunjukkan tren yang positif. Namun, peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas tetap harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,”tegas Kompol Anwar.

Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, penindakan akan dilakukan melalui penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile, disertai pemberian teguran terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

“Penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan humanis, dengan fokus pada pelanggaran yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Menutup amanat, Kompol Anwar berpesan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, menghindari tindakan kontraproduktif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Jadikan Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai momentum membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *