Suharmanto menegaskan bahwa persoalan banjir di titik itu bukan hal baru, tapi sudah kerap terjadi
Setiap kali air meluap, kendaraan roda dua maupun roda empat kerap tidak bisa melintas sehingga arus lalu lintas tersendat.
“Perbaikan Jalan Jakenan-Pati kurang lebih panjangnya 600 meter. Akan dilakukan peninggian 80 cm sebelah timur Jembatan Sampang,” ujar Suharmanto.
“Kalau banjir tidak bisa dilalui kendaraan, jadi macet gitu lho,” lanjutnya.
Ia berharap perbaikan dan peninggian jalan tersebut segera direalisasikan agar masyarakat tidak lagi terdampak kemacetan parah saat banjir datang.
Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di jalur Jakenan–Pati dapat berjalan lebih lancar.





