“Awalnya rombongan tongtek melintas, kemudian terjadi provokasi hingga saling lempar batu. Situasi sempat memanas, namun dapat dibubarkan warga bersama petugas piket,” ujar AKP Sahlan, Senin (23/2/2026).
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan empat unit sepeda motor, di antaranya Honda PCX, Honda Beat, Honda Mega Pro, dan satu motor tanpa pelat nomor, serta sejumlah batu yang digunakan saat tawuran.
Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolsek Sukolilo. Polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan belasan remaja dari kedua kelompok, mayoritas masih berstatus pelajar.
Kasus tersebut diselesaikan melalui mekanisme restorative justice dengan melibatkan pemerintah desa, pihak sekolah, serta orang tua masing-masing remaja.
Para orang tua sepakat agar anak-anak mereka dibina dan tidak mengulangi perbuatannya.
Polisi menegaskan akan terus melakukan pembinaan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan.





