PATI, zonasatu.net || Sudah 2 tahun warga Desa Tanggulsari, Kecamatan Tayu hidup dengan banjir. Tiap hari air rob datang pagi, surut sore. Rumah, jalan, halaman semua tergenang.
Banjirnya bukan sesekali. Ini rutinitas. Pagi warga bangun dengan air masuk rumah. Sore air baru surut. Aktivitas harian jadi berantakan.
Penyebabnya karena tanggul tidak kuat sehingga mengakibatkan jebol. Saat air laut pasang, tidak bisa menahan. Air langsung tumpah ke permukiman.
“Setiap pagi banjir, sore baru surut. Rumah kami seperti kolam. Kami butuh bantuan pemerintah untuk atasi ini,” keluh abdul warga setempat.
Anggota DPRD Pati Eko Kuswanto melihat langsung kondisi itu. Ia mengaku prihatin. Dua tahun bukan waktu sebentar untuk warga hidup dengan banjir.





