Masalahnya tidak cuma macet. Air deras saat hujan deras selalu menggeus pondasi jembatan, sehingga itu membuat jembatan cepat rusak
Melihat itu semua, Siti tidak mau diam. Ia akan mengusulkan Jembatan Gesik masuk program prioritas Pemkab Pati tahun 2027. Tujuannya biar ada anggaran khusus.
“Kalau dibangun total butuh sekitar Rp1 miliar. Angkanya besar, makanya harus jadi prioritas. Ini bukan jalan desa biasa. Ini urat nadi Sukolilo-Prawoto-Kudus,” tegas Siti.
Solusinya satu, jembatan harus dilebarkan dan ditinggikan. Kalau air bisa lewat di bawah, jalan aman, sawah aman, warga aman. Ekonomi warga juga ikut lancar.
“Pemkab harus turun langsung. Jangan tunda lagi. Warga sudah terlalu lama menunggu jembatan yang layak,” pungkas Siti.





