Ia ingatkan ada 2 bahaya besar. Pertama, sampah jadi sarang penyakit. Nyamuk, lalat, bakteri semua numpuk di situ. Kedua, aliran tersumbat. Hujan deras sedikit saja, air langsung meluap jadi banjir.
“Kali itu fungsinya mengalirkan air. Kalau penuh sampah, air mau lewat mana? Banjir pasti datang,” tegas Siti.
Makanya Siti minta warga stop buang sampah ke sungai. Mulai dari hal kecil: buang sampah di tempatnya. Kedengarannya sepele, tapi efeknya besar.
Siti juga dorong kerja bareng. Pemdes Prawoto, warga, sama dinas terkait harus rutin turun bersih-bersih. Jangan nunggu banjir dulu baru panik.
“Kesadaran warga kuncinya. Kali bersih, warga sehat, banjir bisa dicegah. Yuk jaga sungai kita bareng-bareng,” pungkas Siti.





