PATI, zonasatu.net || Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Pati menyoroti penurunan alokasi Dana Desa dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Kekhawatiran itu disampaikan saat rapat paripurna pembahasan perubahan anggaran yang digelar di Gedung DPRD Pati.
Anggota DPRD Pati Kastomo menegaskan, dana desa memiliki peran vital bagi pembangunan di tingkat desa.
“Fraksi PKB khawatir berkenaan dengan berkurangnya alokasi dana desa sebesar Rp 194,766 miliar dapat memberikan dampak terhadap kemampuan pembiayaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa,” ujar Kastomo saat membacakan pandangan fraksi
Menurutnya, dana desa merupakan sumber utama bagi desa untuk menjalankan program infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan layanan dasar. Dengan adanya pengurangan yang cukup besar, dikhawatirkan sejumlah program di 401 desa se-Kabupaten Pati akan terhambat atau bahkan tertunda.
“Desa adalah ujung tombak pelayanan. Jika alokasinya berkurang, maka pembangunan jalan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan UMKM di desa pasti terdampak,” jelasnya.





