Bandang menegaskan, paripurna kali ini sangat penting karena membahas nota keuangan perubahan APBD 2026. Pelaksanaan anggaran nantinya juga menjadi tanggung jawab eksekutif.
“Rapat paripurna saat ini sangat penting, karena terkait menyampaikan nota keuangan perubahan, dan pelaksanaannya adalah eksekutif,” katanya.
Ia membandingkan tingkat kehadiran antara DPRD dan eksekutif. Anggota dewan tercatat hampir 97 persen hadir mengikuti jalannya rapat.
“Rapat ini sangat serius dan dianggap penting. Bahkan DPRD absensinya hampir 97 persen yang hadir dalam rapat paripurna,” ujar Bandang.
Karena itu, ia meminta Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra memberi perhatian serius terhadap persoalan ini. Sebagai pembina dan penanggung jawab pelaksanaan pemerintahan, Plt Bupati diharapkan menindaklanjuti.
“Kami berharap kepada Plt Bupati ini bisa menjadi catatan serius, karena Plt Bupati menjadi pembina dan pelaksana,” tegasnya.





