Butuh Obat, Korban Banjir Mengalami Gatal-Gatal

PATI, zonasatu.net– Warga korban yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari mengeluhkan sakit gatal. Hal itu menyusul karena masih ada beberapa desa yang terendam banjir dan belum surut.

Seperti yang terjadi di desa Mintobasuki Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Jawa Tengah. Banjir yang terjadi sudah 9 hari, namun hingga kini air belum juga surut dan bertambah naik.

Baca Juga :   Menjelang Nataru, Petugas Lapas Gencar Geledah Kamar Napi

“Kalau di Mintobasuki air belum surut, justru malah naik, dan saat ini warga sudah banyak yang mengeluh mengalami gatal-gatal,”Ungkap Ketua BPD Desa Mintobasuki Wiji Sugeng Purwanto Senin (9/1/2023).

Menurutnya, Keluhan warga soal penyakit gatal-gatal itu disebabkan karena kondisi air banjir belum surut dan kotor, sedangkan di desa mintobasuki tidak ada posko kesehatan.

Baca Juga :   Kodim Tobelo Bersinergi Dengan Dispora Halut Olahraga Futsal

“Kalau posko kesehatan tidak ada, kalau tenaga kesehatan dari puskesmas 3 hari lalu ada yang datang, dan itu sering, kalaupun sakit gatal-gatal (rangen, red) yang dialami warga itu biasa, karena kondisi air kotor dan belum surut,”Katanya.

Hal senada juga dirasakan warga Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan. Menurutnya, Warga yang terdampak banjir saat ini membutuhkan obat-obatan karena saat ini sudah mengalami gatal-gatal.

Baca Juga :   Seorang Mayat Laki-Laki Ditemukan Di Saluran Air

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.