Dijelaskan, Kerusakan jalan di sepanjang desa Tompomulyo hingga Bulumulyo belum lama diperbaiki, hanya saja sudah rusak lagi. Penyebabnya karena curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan air menggenang yang tidak bisa mengalir hingga menggerus jalan.
“Jalan itu rusak parah, dan baru diperbaiki sekitar 1 bulan lalu, namun baru sekitar 1 minggu sudah rusak lagi seperti semula, dan kendalanya adalah kubangan air yang menggenang,”Ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Fadhilatus Sobri warga Kecamatan Batangan. Menurutnya, Kerusakan jalan alternatif Pati-Rembang sudah sangat parah, bahkan terlihat air menggenang menutupi lubang-lubang jalan yang rusak.
“Banyak warga yang jatuh dan celaka akibat jalan itu, karena memang mereka tidak melihat lubang yang tertutup air, dan kerusakannya sangat parah,”Ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah bisa segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalan itu, sebab sejauh ini sudah banyak warga yang jatuh akibat kerusakan jalan.
“Warga sudah banyak yang jatuh, jadi harus segera diperbaiki, jangan sampai menunggu adanya korban,”Cetusnya
(Ob:Ws/Z1)





