HALUT, zonasatu.net || Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar peringatan Hari Ulang Tahun ke-23, Selasa (2/6/2026). Upacara paripurna berlangsung khidmat di gedung depan Kantor Bupati, Halut, dihadiri Forkopimda, ASN, tokoh adat, akademisi, dan pelajar.
Memasuki usia 23 tahun, Halut disebut Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad sebagai buah dari perjuangan panjang para pendahulu. Ia menegaskan, kemajuan daerah hari ini tidak lepas dari pengorbanan mereka yang memperjuangkan pemekaran.
“Lewat film dokumenter yang ditayangkan, kita diingatkan kembali jasa para tokoh pemekaran. Penghormatan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bapak Djidon Hangewa, Bapak Hein Namotemo, dan Bapak Frans Manery,” ungkap Kasman.
Bersama Bupati Dr. Piet Hein Babua, Kasman menyatakan siap melanjutkan amanah pembangunan. Ia membuka ruang bagi kritik dan saran masyarakat sebagai bahan evaluasi agar kebijakan daerah semakin berpihak ke rakyat.
Tantangan ke depan masih besar, kata Kasman. Tiga fokus utama Pemkab Halut adalah penanganan stunting, pengelolaan lingkungan, serta optimalisasi sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tema HUT ke-23 tahun ini sengaja mengangkat kelapa sebagai simbol potensi unggulan daerah. Kasman mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu mendukung pembangunan Halmahera Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Senada disampaikan Bupati Dr. Piet Hein Babua. Ia mengutip pepatah, “Jika engkau berteduh di bawah pohon, jangan lupakan siapa yang menanamnya”, untuk mengingatkan warga agar tidak melupakan sejarah dan jasa para pejuang pemekaran.
“Sejarah boleh dilupakan manusia, tapi tidak bisa dihapus. Kita wajib menghormati mereka yang telah meletakkan dasar pembangunan daerah ini,” tegas Piet di hadapan peserta paripurna.





