Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro yang diwakili Camat Trangkil Wahyu Wuriyanto mengaku merasa bangga atas kiprah Yayasan Silahul selama ini dalam mencerdaskan generasi bangsa.
Menurutnya, Silahul Ulum telah melahirkan generasi bangsa yang berakhlakul karimah.
“Tentunya sebagai dasar kita dalam kehidupan, yang didukung dengan pendidikan agama yang kuat dan didukung dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lengkap tentunya,” katanya.
Ia juga berpesan kepada para lulusan selalu mengingat dan menerapkan ilmu yang didapatkan selama ini, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
“Tunjukkan kalian sebagai anak-anak yang berpendidikan menjadi pelopor di masyarakat,” dorongnya.
Di sisi lain, ia juga mendorong para lulusan dapat melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi atau Pondok Pesantren. Hal ini mengingat tantangan zaman semakin besar.
“Kalian harus menjadi yang terbaik dan menjaga almamater silahul ulum,” pesannya.
Sementara, KH. Zuhrul Anam dalam ceramahnya mengingatkan bahwa menjadi ahli ilmu itu membutuhkan tiga hal, yakni Umru Nuh (lama waktunya), Shobtu Qorun (sabar menahan diri), dan Mal Qorun (biaya belajar).
“Semoga Madrasah Silahul Ulum mendapatkan berkah dan ridhonya Allah. Para siswa dan siswi yang belajar di Silahul Ulum bisa menjadi anak-anak yang mulia dunia dan akhirat,” doanya.
Diketahui, acara ini juga dimeriahkan oleh Marching Band Esselahy MA Silahul Ulum dan berbagai kesenian dari RA, MI, hingga MA Silahul Ulum.
(Red/Z1)





