PATI, zonasatu.net || Rencana keberangkatan SMP Negeri 1 Tayu untuk wisata ke Bali ternyata hanya dirapatkan oleh siswa dan difasilitasi OSIS.
Fakta itu terungkap dari penjelasan Kepala SMP Negeri 1 Tayu saat dipanggil Komisi D DPRD Pati di Kantor DPRD.
Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengaku heran karena rapat penentuan wisata tidak melibatkan orang tua siswa.
Padahal, menurutnya, orang tua adalah pihak yang menanggung seluruh biaya kegiatan tersebut.
“Ini banyak laporan dari orang tua, mereka merasa keberatan karena memang rapatnya tidak melibatkan orang tua,” kata Eko.
Ia menilai, biaya wisata sebesar Rp1,8 juta per siswa terlalu tinggi, apalagi kondisi ekonomi daerah sedang tidak baik-baik saja.





