Begini Pernyataan ABK, Korban Pembakaran Kapal Di Kalbar

PATI, zonasatu.net- Aksi pembakaran kapal Jaring Tarik Berkantong (JTB) milik nelayan asal Juwana dan Rembang yang terjadi di Kalbar dinilai sangat tragis.

Hal itu lantaran para ABK tidak tahu permasalahannya, karena tanpa ada negoisasi kapal langsung dibakar.

“Tiba-tiba kami dicegat, dan dihadang banyak kapal, tanpa negoisasi barang-barang kami diambil, bahkan ada yang main tonjok,”Ungkap Santoso, salah satu ABK KM Wahana Nilam IV GT.92 saat tiba di pelabuhan Senin (3/7/2023).

Menurutnya, Kapal langsung diambil alih, dan para ABK langsung disuruh pindah ke kapal cumi untuk dijauhkan, sedangkan kapal langsung dibakar tanpa diberikan negoisasi.

“Ketika kami dijauhkan, kami langsung diamankan di Polairud, dan saat itu sudah tidak ada ancaman lagi,”Katanya.

Ia menyesalkan dengan aksi pembakaran kapal tersebut. Padahal kapal yang dibawanya itu sedang melintas dan hendak pulang dari Natuna, tapi langsung dijarah dan dibakar.

“Kapal kami hanya melintas perjalanan pulang, karena sudah 2 hari kami berlayar, tapi malah dicegat dan langsung dibakar,”Keluhnya.

Hal senada juga disampaikan Muhammad Kharisma, salah satu ABK KM. AJB I GT.88. pihaknya saat itu akan bekerja mencari ikan, tapi dikejar dan dipaksa berhenti oleh nelayan lokal dengan membawa parang.

“Ketika kami berhenti, kami disuruh pindah ke kapal cumi, dan kapal diambil alih,”Ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *