Kalah 3-0 Lawan Persipa Pati, Pelatih Persekat Pamit

“Yang lain tidak siap ketika menerima kesalahan dari temannya, sehingga komunikasi dan suportnya tidak jalan, dan ini diluar prediksi,”ujarnya.

Diakui, pihaknya sudah pernah latihan 2 kali di sini (Pati, red), dan saat itu semua berjalan normal, tapi saat pertandingan ternyata situasinal.

“Kita tidak bisa memprediksi, dan sebagai pelatih saya ingin menang, tapi prediksi di pertandingan memang sulit,”akuinya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga pamit, karena sudah sesuai komitmen kontrak dengan manajemen, sehingga ini merupakan tugas terakhirnya di Persekat Tegal.

“Saya ada komitmen kontrak dengan manajemen, dan saya sebagai prajurit polisi militer ada panggilan tugas dari kantor dan itu tidak bisa saya tolak,”terangnya.

“Untuk suporter Persekat, saya ucapkan terima kasih atas dukungannya, karena kurang lebih 3 bulan, mudah-mudahan tim Persekat bisa berkembang lebih baik lagi,”tambahnya.
(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *