Seperti yang terjadi di Kabupaten Pati, Kata Om Bob, para politisi yang saat ini memegang jabatan di kursi legeslatif lebih cenderung mementingkan individu, daripada kepentingan rakyat, karena posisinya sebagai wakil rakyat selama ini belum dianggap mempunyai peran ditengah rakyat.
“Kalau di Pati, yang dilakukan para wakil rakyat hanya itu-itu saja, hasilnya gitu-gitu saja, jadi rakyat saat ini butuh perubahan dari para generasi muda, yang lebih punya peran dan aktif untuk memperjuangkan hak rakyat,”terangnya.
Para kaum muda yang ikut berkompetisi memperebutkan kursi legeslatif, Lanjut Dia, Saat ini sudah mempunyai semangat bagus, dan berani bersaing dengan kompetitor senior. Tentunya, itu akan melemahkan mereka untuk memperebutkan kursi legeslatif di 2024 mendatang.
Para kaum muda yang saat ini ikut berperan dalam merebut kursi DPRD, pastinya akan mendebarkan para kader-kader lama yang saat ini duduk di kursi wakil rakyat, yang saat ini kembali bersaing untuk ikut memperebutkan kursi legeslatif.
“Rakyat tentunya sudah jenuh dengan janji-janji yang pernah disampaikan oleh para wakil rakyat, kini yang muda harus berperan, untuk berani bersaing dan ikut kompetisi dalam ajang Pileg 2024,”tandasnya.
(Red)





