Ia berharap Pemerintah bisa peka dalam mengatasi kondisi jalan rusak yang ada di wilayah Kabupaten Pati.
“Ini musim penghujan, pemerintah harus peka, kasihan masyarakat yang melintas, jika melihat kondisi jalan rusak seperti itu,”ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Anang, warga Desa Kedalingan. Menurutnya, Kondisi jalan dari Mojomulyo sampai Kedalingan terlihat rusak parah, banyak lubang disepanjang jalan.
Bahkan, terlihat untuk kedalaman lubang itu bisa mencapai 10 cm, tapi tidak ada upaya untuk segera diperbaiki.
“Pemerintah terkesan pilih kasih dalam upaya melakukan perbaikan jalan di Pati Selatan, karena dikerjakan tidak keseluruhan,”sindirnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Riyoso sebelumnya mengatakan, Untuk perbaikan jalan dari Desa Mojomulyo-Kedalingan baru akan diusulkan tahun 2024.
“Perbaikan jalan itu nanti diusulkan di tahun 2024, untuk tahun 2023 ini tidak ada anggarannya,”ucap Riyoso.
Ia mengaku tidak bisa melakukan upaya untuk menambal lubang-lubang yang ada di sepanjang jalan, meski kondisi lubang itu kisaran 5-10 cm, dan sudah meresahkan pengendara yang melintas.
“Untuk upaya penambalan Mboten saget mas (tidak bisa, jawa), Barusan tak komunikasikan,”singkatnya.
(Red)





