“Pemerintah harus turun dan melihat langsung, agar jembatan bisa segera dibangun,”ujarnya.
Jembatan yang ada saat ini, Lanjut Dia, dianggap tidak layak dan mengkhawatirkan, bahkan kondisinya juga berbahaya dan rawan kecelakaan.
“Kondisi jalan menuju jembatan berbelok dan turun, dan itu rawan kecelakaan, untuk mengantisipasi itu pemerintah harus segera menindak lanjuti,”pintanya.
Ditempat yang sama, Nasikun, perangkat Desa Tlogosari menjelaskan, Pembangunan jembatan itu akan dikerjakan 2 sampai 3 tahap, dan usulannya sudah masuk APBDes 2024.
“Jembatan itu tidak bisa dikerjakan satu kali, tapi harus beberapa kali, karena tidak mungkin dana desa (DD), digunakan untuk membangun jembatan satu kali.”terangnya.
“DD itu terbatas, dan ada bangunan lain yang harus dikerjakan, jadi jembatan itu dikerjakan lebih dari 1 tahap,”tambahnya.
(Red)





