Siap dan Sigap Hadapi Potensi Bahaya Kebakaran Melalui Pelatihan Basic Fire Fighting

“Kami juga menjelaskan teori Segitiga Api yang merupakan prinsip dasar terjadinya api melalui proses kimiawi, yang disebut oksidasi melalui tiga unsur yaitu adanya panas, bahan bakar dan oksigen, serta memaparkan cara memadamkan api dengan prinsip menghilangkan/meniadakan salah satu atau lebih di antara ketiga unsur tersebut,” Johny menambahkan.

Bacaan Lainnya

Deputy Manager OHS, Era Setiawan juga menyampaikan perhatiannya terhadap pentingnya keterampilan penggunaan APAR oleh karyawan.

“Setiap karyawan perlu memiliki keterampilan menggunakan APAR yang tersedia pada setiap tempat kerja, hal ini diperlukan sebagai langkah darurat apabila terjadi kebakaran di tempat kerja sebelum datangnya tim pemadam kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator ERT Zakaria Barham menyampaikan harapannya untuk pelaksanaan pelatihan ke depannya.

“Melalui pelatihan ini, kami harap para karyawan bisa siap menerapkan seluruh materi yang disampaikan dan siap menghadapi situasi di lapangan. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan mengharapkan ke depannya semua sesi pelatihan bisa berlangsung semakin aktif dan interaktif,” harapnya.

Desius Mahabir, salah satu peserta pelatihan juga menyampaikan kesan-kesannya usai mengikuti kegiatan ini.

“Melalui pelatihan ini, saya merasa bisa lebih peduli terhadap potensi bahaya kebakaran dan mengenal tahapan-tahapan penggunaan APAR. Tentunya ini akan bermanfaat untuk mengambil tindakan jika terjadi di area kerja maupun di luar area Perusahaan,” katanya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *