Lima Desa Di Juwana Terendam Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah

“Air mulai masuk di dalam rumah sejak tadi pagi, dan kita sudah biasa tidur seperti ini,”ungkapnya Sabtu (16/3/2024)

Kuslan mengaku tidak pernah mengungsi meski banjir datang dan masuk hingga dalam rumah, karena menurutnya, jika rumah ditinggalkan akan rawan dengan pencurian.

“Kami tidak pernah mengungsi, jadi ya tetap bertahan di rumah, meski banjir datang,”ujarnya.

Senada juga diungkapkan oleh Warni (60) yang juga warga Jepuro.

Ia mengaku tidak bisa beraktivitas untuk berdagang di pasar saat terjadi banjir.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, khususnya saat sahur dan berbuka, dirinya hanya berharap ada bantuan datang.

“Kalau masak ya seadanya, semoga saja ada bantuan datang. Apalagi ini bulan puasa, cari gas juga susah,” keluhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *